Monthly Archives: March 2016

Menurut Penelitian, Inilah Waktu Tepat Buat Ganti Sprei

Berapa hari, minggu atau bulan sekali kamu mengganti sprei? Bagaimana juga dengan sarung bantal dan sarung guling kamu di rumah? Sudahkah dicuci dan diganti dengan yang baru? Masih ingatkah kamu kapan terakhir kali kamu ganti sprei?

Asal kita tahu Ladies, mengganti sprei merupakan agenda wajib yang harus kamu lakukan setiap beberapa waktu sekali. Menurut penelitian, meski tak kelihatan, bakteri dan virus sering kali berkumpul di sprei dan sarung bantal ataupun sarung bantal.

Secara tidak sadar, sprei yang sudah lama tidak dicuci akan menjadi sarang bakteri dan bisa membuat tubuh kamu sakit. Dikutip dari laman metro.co.uk, tak hanya debu saja yang bisa menjadi kotoran penyebab bakteri di sprei. Lebih jauh, kotoran lain seperti keringat, air liur, urine, kulit, make up dan berbagai hal lain bisa menjadi penyebab tumbuhnya bakteri dan virus di sprei.

Menurut Philip Tierno dari New York University School of Medicine, sprei yang telah dipenuhi dengan bakteri tak hanya menyebabkan munculnya berbagai penyakit saja. Lebih jauh, bakteri ini juga akan membuat sprei terlihat kotor, membuat tidak nyaman dan mengganggu kualitas tidur. Lantas, agar sprei tetap bersih dan membuat nyaman serta jauh dari bakteri, kapan waktu yang tepat untuk mengganti sprei?

Hasil studi yang dilakukan beberapa ahli termasuk Philip mengungkapkan bahwa waktu yang tepat untuk ganti sprei adalah satu minggu sekali. Ini adalah waktu paling ideal dan rata-rata untuk ganti sprei. Philip mengatakan, “Usahakan untuk mengganti sprei dalam satu satu atau paling lama dua minggu sekali. Tapi tetap, ini tergantung seberapa parah kotoran yang ada di sprei tempat tidur Anda. Semakin mudah kotor, disarankan agar Anda mengganti dan mencucinya semakin sering.”

Dengan mengganti dan mencuci sprei satu minggu sekali, hal ini dipercaya bisa menurunkan pertumbuhan bakteri. Sprei di tempat tidur kamu juga akan tetap nyaman serta membuat tidur selalu berkualitas. Ketika sprei dan tempat tidur bersih serta nyaman, tak hanya tidur berkualitas saja yang akan didapatkan. Hubungan bersama suami/istri juga akan semakin romantis dan terjaga.

Well, usahakan agar mengganti dan mencuci sprei dalam waktu yang tepat ya? Jangan tunda waktu untuk mencuci sprei karena hal ini juga demi kebaikan serta kesehatan kamu. Yang spreinya belum dicuci dalam waktu lama, segera bangkit dari depan gadget atau komputer kamu dan segera cuci serta ganti yang baru. Kalau spreinya sudah dicuci dan diganti, mainan gadget dan komputer di atas kasur pasti akan lebih nyaman dan menyenangkan. Ayo buruan, tunggu apa lagi….
Disadur Dari : http://www.vemale.com/kesehatan/92890-menurut-penelitian-inilah-waktu-tepat-buat-ganti-sprei.html

10 Obat Inilah Yang Perlu Kamu Punya Di Kotak P3K Di Rumah

Banyak hal bisa terjadi kapan, termasuk jatuh sakit. Musim pancaroba lebih susah lagi, karena kamu harus ekstra menjaga kesehatan karena biasanya virus lebih banyak menyebar saat musim tak menentu. Itulah mengapa kamu perlu punya kotak P3K di rumah dan menyediakan 10 jenis obat ini untuk jaga-jaga.
Disadur Dari : http://www.vemale.com/kesehatan/92906-10-obat-inilah-yang-perlu-kamu-punya-di-kotak-p3k-di-rumah.html

Lebih Rentan Komplikasi, Ibu Hamil dengan PCOS Harus Benar-benar Dipantau

Jakarta, Polycystic ovary syndrome (PCOS) memang bisa menyebabkan masalah infertilitas. Namun bukan berarti perempuan dengan PCOS tidak bisa hamil secara alami. Meski demikian, kehamilannya harus benar-benar dipantau.

Menurut peneliti, masalah kehamilan pada perempuan dengan PCOS masih bisa dialami meskipun yang bersangkutan telah menjaga berat badan normalnya. Disebutkan perempuan dengan PCOS memiliki risiko lebih dari 70 persen mengalami keguguran ketimbang perempuan lain dengan usia sama yang tidak memiliki PCOS. Selain itu PCOS juga dikaitkan dengan lebih banyak komplikasi pada ibu dan janinnya.

Menurut dr Aled Rees, seorang peneliti endokrinologi di School of Medicine di Cardiff University, Inggris, beberapa kondisi yang bisa dialami perempuan dengan PCOS antara lain diabetes saat hamil, tekanan darah tinggi, serta kelahiran prematur.

“Bayi yang lahir dari ibu dengan PCOS memiliki peningkatan risiko penyakit kuning dan komplikasi pernapasan,” kata dr Rees. Demikian dikutip dari Reuters.

Baca juga: Tak Kunjung Hamil karena PCOS, Emma Perlakukan Boneka Seperti Anaknya

dr Rees dan rekan-rekannya menguji data pasien di Inggris. Yang diperbandingkan adalah data ibu hamil dengan PCOS dan yang tidak memiliki PCOS. Dari data, PCOS dikaitkan dengan risiko tekanan darah tinggi selama kehamilan yang besarnya 32 persen lebih tinggi, juga risiko 41 persen lebih tinggi mengalami diabetes gestasional. Selain itu ada kemungkinan 25 persen lebih tinggi mengalami kelahiran prematur.

Hampir 28 persen ibu hamil dengan PCOS dikirim ke bagian bedah pada saat persalinan. Sedangkan perempuan tanpa PCOS yang dikirim ke bagian bedah saat melahirkan, jumlahnya sedikit lebih rendah  yakni 24 persen.

Sementara bayi yang lahir dari ibu dengan PCOS memiliki peluang 20 persen lebih tinggi terkena penyakit kuning dan masalah pernapasan.

Meski ada risiko, tapi perempuan dengan PCOS tidak perlu panik berlebihan saat menjalani kehamilannya. Menurut dr Richard Legro dari Pennsylvania State College of Medicine di Hershey, tingkat komplikasi bervariasi. Selain itu komplikasi yang demikian parah masih tergolong jarang. Baik ibu hamil dengan PCOS ataupun yang tidak, sama-sama perlu menjaga kehamilannya dengan baik, termasuk menjaga asupan dan rajin kontrol kondisi kehamilannya.

Baca juga: Siklus Haid Tidak Teratur? Bisa Jadi Gara-gara Berat Badan Berlebih(vit/up)

Disadur Dari http://health.detik.com/read/2016/03/31/200354/3177100/1299/lebih-rentan-komplikasi-ibu-hamil-dengan-pcos-harus-benar-benar-dipantau

Menurut Penelitian, Inilah Waktu Tepat Buat Ganti Sprei

Berapa hari, minggu atau bulan sekali kamu mengganti sprei? Bagaimana juga dengan sarung bantal dan sarung guling kamu di rumah? Sudahkah dicuci dan diganti dengan yang baru? Masih ingatkah kamu kapan terakhir kali kamu ganti sprei?

Asal kita tahu Ladies, mengganti sprei merupakan agenda wajib yang harus kamu lakukan setiap beberapa waktu sekali. Menurut penelitian, meski tak kelihatan, bakteri dan virus sering kali berkumpul di sprei dan sarung bantal ataupun sarung bantal.

Secara tidak sadar, sprei yang sudah lama tidak dicuci akan menjadi sarang bakteri dan bisa membuat tubuh kamu sakit. Dikutip dari laman metro.co.uk, tak hanya debu saja yang bisa menjadi kotoran penyebab bakteri di sprei. Lebih jauh, kotoran lain seperti keringat, air liur, urine, kulit, make up dan berbagai hal lain bisa menjadi penyebab tumbuhnya bakteri dan virus di sprei.

Menurut Philip Tierno dari New York University School of Medicine, sprei yang telah dipenuhi dengan bakteri tak hanya menyebabkan munculnya berbagai penyakit saja. Lebih jauh, bakteri ini juga akan membuat sprei terlihat kotor, membuat tidak nyaman dan mengganggu kualitas tidur. Lantas, agar sprei tetap bersih dan membuat nyaman serta jauh dari bakteri, kapan waktu yang tepat untuk mengganti sprei?

Hasil studi yang dilakukan beberapa ahli termasuk Philip mengungkapkan bahwa waktu yang tepat untuk ganti sprei adalah satu minggu sekali. Ini adalah waktu paling ideal dan rata-rata untuk ganti sprei. Philip mengatakan, “Usahakan untuk mengganti sprei dalam satu satu atau paling lama dua minggu sekali. Tapi tetap, ini tergantung seberapa parah kotoran yang ada di sprei tempat tidur Anda. Semakin mudah kotor, disarankan agar Anda mengganti dan mencucinya semakin sering.”

Dengan mengganti dan mencuci sprei satu minggu sekali, hal ini dipercaya bisa menurunkan pertumbuhan bakteri. Sprei di tempat tidur kamu juga akan tetap nyaman serta membuat tidur selalu berkualitas. Ketika sprei dan tempat tidur bersih serta nyaman, tak hanya tidur berkualitas saja yang akan didapatkan. Hubungan bersama suami/istri juga akan semakin romantis dan terjaga.

Well, usahakan agar mengganti dan mencuci sprei dalam waktu yang tepat ya? Jangan tunda waktu untuk mencuci sprei karena hal ini juga demi kebaikan serta kesehatan kamu. Yang spreinya belum dicuci dalam waktu lama, segera bangkit dari depan gadget atau komputer kamu dan segera cuci serta ganti yang baru. Kalau spreinya sudah dicuci dan diganti, mainan gadget dan komputer di atas kasur pasti akan lebih nyaman dan menyenangkan. Ayo buruan, tunggu apa lagi….
Disadur Dari : http://www.vemale.com/kesehatan/92890-menurut-penelitian-inilah-waktu-tepat-buat-ganti-sprei.html

Tak Terduga! 5 Jenis Sayuran Ini Justru Lebih Sehat Kalau Dimasak

Mungkin selama ini kamu sering mendengar bahwa makanan mentah adalah yang paling baik untuk tubuh. Memang ada yang menyebutkan kalau jenis sayuran atau buah-buahan tertentu baik dikonsumsi dalam keadaan belum dimasak karena kandungan vitamin dan mineralnya masih terjaga. Tapi ternyata ada jenis sayuran tertentu yang sebaiknya dimasak lebih dahulu.

Dilansir dari huffingtonpost.com, ada lima jenis sayuran yang lebih baik dikonsumsi setelah dimasak karena lebih menyehatkan. Penasaran apa saja jenis sayuran tersebut? Yuk, ikuti infonya di bawah ini.
Disadur Dari : http://www.vemale.com/kesehatan/92901-tak-terduga-5-jenis-sayuran-ini-justru-lebih-sehat-kalau-dimasak.html